JAKARTA, KAIDAH.ID – Salah satu korban dalam insiden tabrakan antara kereta Argo Bromo Angrek dan KRL di Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 20.55 WIB, diketahui merupakan warga Sulawesi Tengah (Sulteng).
Korban bernama Nindi Wulandari (29), yang berasal dari Kelurahan Masigi, Kabupaten Parigi Moutong. Informasi tersebut beredar luas di sejumlah grup WhatsApp pada Jumat, 01 Mei 2026, dan kemudian ditindaklanjuti oleh Ikatan Keluarga Diaspora Sulawesi Tengah (IKDST).
Diketahui, almarhumah sebelumnya berdomisili di BTN Puskud, Palupi Blok E1 No. 11, Kota Palu, namun belum sempat memperbarui alamat domisili resminya. Nindi Wulandari merupakan anak dari pasangan Sry Aryati dan Moh. Ikbal.
Dalam percakapan di grup WhatsApp IKDST, disebutkan, jenazah korban saat ini berada di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
“Korban masih di rumah sakit. Kita menuju rumah sakit sekarang,” demikian salah satu pesan yang beredar di grup tersebut.
Pihak keluarga juga dilaporkan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait proses pemulangan jenazah ke kampung halaman. Rencananya, almarhumah akan dimakamkan di Kelurahan Masigi, Parigi Moutong.
Hingga kini, proses penanganan korban dan investigasi penyebab kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang, dan atas nama Nindi Wulandari, tidak tercantum dalam daftar korban tabrakan kereta Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan