PARIGI, KAIDAH.ID – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan kekecewaannya terhadap isu yang beredar, terkait dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah.

Kekecewaan itu disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Administrator, Kepala Sekolah, serta Pejabat Fungsional di Auditorium Kantor Bupati, Sabtu, 02 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyoroti adanya oknum yang mengaku memiliki kedekatan dengan dirinya maupun Wakil Bupati, kemudian memanfaatkan hal itu untuk mengurus jabatan dengan imbalan tertentu.

“Saya sudah berkali-kali menegaskan, tidak boleh ada hal-hal seperti itu. Tapi masih ada pihak tertentu yang mencoba ‘menjual’ kedekatan dengan bupati dan wakil bupati, untuk mencari keuntungan,” tegas Bupati Erwin Burase.

Bupati menegaskan, klaim atau janji yang disampaikan oleh oknum tersebut tidak benar. Menurutnya, seluruh proses pengisian jabatan, dilakukan berdasarkan mekanisme, aturan, serta pertimbangan objektif, bukan karena faktor kedekatan.

“Pengisian jabatan dilakukan sesuai aturan, bukan karena intervensi atau kedekatan dengan pihak tertentu,” tegasnya.

Bupati juga memastikan, pihaknya tengah melakukan penelusuran mendalam terkait isu tersebut. Ia berjanji akan memberikan sanksi tegas, jika ditemukan aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Parigi Moutong melantik sebanyak 139 pejabat, terdiri atas 101 kepala sekolah, 26 pejabat fungsional, dan 12 pejabat eselon III. (*)

Reporter: Ical/Diskominfo Parigi Moutong
Editor: Ruslan Sangadji