PARIGI, KAIDAH.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Longki Djanggola, mengingatkan pentingnya keamanan pangan saat meninjau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Masigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis, 30 April 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Longki menyatakan, pengelola dapur harus lebih selektif dalam memilih bahan makanan, guna mencegah risiko keracunan.
“Ada beberapa kasus keracunan makanan di daerah lain yang harus menjadi perhatian. Karena itu, bahan seperti ikan, ayam, dan telur perlu penanganan khusus dalam proses pengolahan,” tuturnya.
Mantan Gubernur Sulawesi Tengah ini menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan sanitasi dapur, sebagai bagian dari standar operasional program MBG.
Koordinator Wilayah SPPG Parigi Moutong, Moh. Fahri Korompot, menyampaikan, saat ini terdapat 18 dapur MBG di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, 17 dapur telah beroperasi, sementara satu dapur masih dalam tahap perbaikan.
“Satu dapur masih diperbaiki agar memenuhi standar kelayakan operasional,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Kampal, Adrifal Pratama Taofan, mengatakan dapur yang dikelolanya melayani 2.806 penerima manfaat dan sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala.
Dukungan terhadap program MBG juga datang dari pihak sekolah. Kepala Madrasah Tsanawiyah Parigi, Saleh, menilai program tersebut membantu pemenuhan gizi siswa sekaligus mendukung kegiatan belajar.
Dalam kesempatan itu, Longki turut meninjau langsung proses distribusi makanan kepada siswa di Madrasah Tsanawiyah Parigi.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan optimal, aman, dan tepat sasaran, khususnya bagi para pelajar di Kabupaten Parigi Moutong. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan