PALU, KAIDAH.ID – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah bersama Panitia Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII Kadin Sulteng menemui Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di kediamannya di Jalan Sam Ratulangi, Palu, Sabtu, 16 Mei 2026.
Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka audiensi, sekaligus mengundang gubernur untuk membuka pelaksanaan Muprov VIII Kadin Sulteng, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026 di Hotel Grand The Sya, Palu.
Rombongan yang hadir di antaranya Ketua Kadin Sulteng M. Nur Rahmatu, Ketua Steering Committee Zulfikar Nasar, Ketua Panitia Christian Selleng, anggota SC Zakir Muhammad dan Hidayat Pakamundi, Sekretaris Panitia Abdul Mujib Karim, serta Sekretaris SC Farid Dj. Nasar yang datang belakangan.
“Kami hadir untuk melaporkan semua persiapan Muprov VIII Kadin dan mengundang Pak Gubernur untuk hadir membuka perhelatan itu,” kata M. Nur Rahmatu.
Gubernur Anwar Hafid menerima baik kedatangan pengurus dan panitia Muprov Kadin Sulteng tersebut. Ia menyatakan siap hadir, dan mendukung penuh pelaksanaan agenda organisasi dunia usaha itu.
“Jika saya jadi ke China tanggal 17 Mei 2026 nanti, maka saya akan minta Ibu Wagub untuk mewakili. Tapi saya juga minta agar video pidato saya diputar saat acara pembukaan nanti,” kata Gubernur Anwar Hafid.
Namun, lanjut gubernur, apabila agenda kerja sama pertanian dengan China ada penundaan, maka dirinya akan hadir langsung membuka Muprov VIII Kadin Sulteng.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid juga berharap, pelaksanaan Muprov Kadin berjalan aman dan tidak mempertajam perbedaan di internal organisasi.
“Masih banyak pekerjaan rumah kita di dunia usaha yang harus kita selesaikan, daripada harus membuat perbedaan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Kadin Sulteng M. Nur Rahmatu mengatakan, pihaknya turut membahas berbagai peluang usaha bersama gubernur, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga pariwisata.
Menanggapi hal tersebut, Anwar Hafid menegaskan, seluruh peluang usaha dapat direalisasikan, apabila seluruh anggota Kadin bersatu dalam rumah besar organisasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kadin.
TEGASKAN TAK PERNAH DUKUNG CALON TERTENTU
Pada pertemuan tersebut, juga dibahas isu dukungan gubernur terhadap salah satu calon Ketua Kadin Sulteng. Menanggapi hal itu, Gubernur Anwar Hafid menegaskan, dirinya tidak pernah menyatakan dukungan kepada calon tertentu, termasuk meminta Wakil Gubernur Reny Lamadjido untuk ikut mendukung salah satu kandidat.
“Tidak pernah ada pernyataan itu. Jika saya ditanya, secara jujur saya jawab bahwa dari tiga calon hanya satu orang yang saya kenal dekat, yaitu Pak Nur. Meskipun yang lain pernah bertemu, tapi tidak sedekat Pak Nur,” katanya.
Karena itu, gubernur meminta seluruh pihak tidak saling mengklaim dukungan, maupun menyeret nama gubernur dan wakil gubernur dalam kontestasi Muprov Kadin Sulteng.
“Tidak perlu lagi saling mengklaim dan menyeret nama gubernur dan wagub dalam kontestasi Kadin Sulteng,” tegasnya. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan