MAKASSAR, KAIDAH.ID – Kabar membanggakan datang dari keluarga Wakapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. Sang istri, Narny Helmi Kwarta, resmi menyandang gelar Magister Hukum (MH) setelah menuntaskan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar.
Narny mengikuti prosesi wisuda yang digelar di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis hingga Sabtu, 16-18 April 2026. Ia hadir didampingi sang suami dan dua putranya, berbaur bersama 1.098 wisudawan lainnya dalam suasana penuh kebahagiaan.
Dalam studinya, Narny mengangkat tesis berjudul “Implementasi Restoratif Justice dalam Penyelesaian Perkara Pidana pada Tahap Penyidikan.”
Tesis tersebut dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Ia menilai pendekatan restorative justice memiliki banyak manfaat, di antaranya menciptakan kembali hubungan baik antara pihak yang berperkara, mengurangi beban negara dalam penanganan narapidana, serta meningkatkan pemahaman hukum di masyarakat.
“Bahwa hukum tidak selamanya berujung pada pemidanaan, tapi pemaafan kepada tindak pidana itu lebih baik,” katanya saat yudisium.
SIAPA BRIGJEN HELMI KWARTA
Di balik momen tersebut, sosok Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf turut menjadi perhatian. Ia merupakan Wakapolda Sulawesi Tengah yang dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.
Helmi lahir di Luwuk, Sulawesi Tengah, pada 8 Mei 1971 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993. Dalam perjalanan kariernya, ia dikenal sebagai perwira yang matang di bidang penegakan hukum, meski kariernya disebut berkembang lebih lambat dibandingkan rekan seangkatannya.
Sebelum menjabat Wakapolda Sulteng, Helmi bertugas sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan selama lebih dari dua tahun. Pada 27 Juli, ia menerima telegram mutasi ke Mabes Polri sebagai Wadirtipidum, yang kemudian diserahterimakan pada 9 September.
Tak lama berselang, tepatnya pada 13 November, Helmi resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi atau “pecah bintang”. Kenaikan pangkat itu terjadi sekitar dua bulan setelah ia meninggalkan Polda Sulawesi Selatan.
Ia kemudian dipercaya menggantikan Brigjen Pol Soesene Noerhandoko sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah, setelah pendahulunya dimutasi menjadi Wakapolda Kalimantan Utara.
Sepanjang kariernya, Helmi telah menempati berbagai jabatan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Bener Meriah dan Kapolres Aceh Singkil pada 2009. Selanjutnya, ia menjadi Wadirreskrimsus Polda Kepulauan Riau pada 2012, Dirreskrimum Polda Sulawesi Tengah pada 2016, serta Tim Analis Bipdakt Pusiknas Bareskrim Polri pada 2017.
Ia juga pernah menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Kalimantan Utara pada 2018–2020, Dirresnarkoba Polda NTB pada 2020–2022, serta kembali menjadi Dirreskrimsus Polda Sulawesi Selatan pada 2022.
Dengan pengalaman panjang di bidang reserse dan dukungan keluarga, Brigjen Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf kini mengemban tugas sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah dan disebut-sebut calon Kapolda Sulteng nanti. (*)
(Ruslan Sangadji)


Tinggalkan Balasan