LAMPUNG, KAIDAH.ID – Ade Jona Prasetyo resmi terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026-2029, dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI yang berlangsung pada 10-11 Juni 2026 di Novotel Bandar Lampung.

Ade Jona yang merupakan calon ketua umum nomor urut 2 ditetapkan sebagai pemenang secara aklamasi, setelah memperoleh dukungan mayoritas Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI se-Indonesia yang memiliki hak suara dalam forum tertinggi organisasi pengusaha muda tersebut.

Terpilihnya Ade Jona menandai dimulainya kepemimpinan baru HIPMI untuk tiga tahun ke depan. Namun, bagi kalangan pengusaha muda, sosok Ade Jona bukanlah nama baru dalam organisasi tersebut.

PENGUSAHA DAN POLITISI

Pria kelahiran 27 Juli 1992 itu, sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Utara periode 2021-2024. Di bawah kepemimpinannya, HIPMI Sumatera Utara aktif mendorong pengembangan kewirausahaan dan memperkuat jaringan pengusaha muda di daerah.

Selain dikenal sebagai pengusaha, Ade Jona juga aktif di dunia politik. Saat ini ia menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra daerah pemilihan Sumatera Utara I untuk periode 2024-2029.

Karier politiknya terus berkembang setelah dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara periode 2024–2029. Pada Pemilihan Presiden 2024, Ade Jona juga mengemban tugas sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Sumatera Utara.

Di dunia usaha, Ade Jona tercatat pernah menduduki sejumlah posisi strategis di berbagai perusahaan. Ia menjabat sebagai Komisaris PT Wirasena Cipta Reswara, Direktur Utama PT Sambas Wirasena Sinergi, Komisaris PT Sangga Lima Saudara, serta Komisaris Utama PT Agung Sejahtera Utama.

Dalam kehidupan pribadinya, Ade Jona menikah dengan Deuis Rina Rosy, seorang lulusan Akademi Kepolisian. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak perempuan.

DIDUKUNG 33 BPD HIPMI

Ade Jona Prasetyo, ditetapkan sebagai Ketua Umum BPP HIPMI secara aklamasi dalam Sidang Pleno IV Munas XVIII HIPMI, setelah memperoleh dukungan lebih dari syarat minimal 50 persen plus satu suara.

Menurut salah satu peserta Munas dari Papua Tengah, Yonico Girey, Ade Jona memperoleh dukungan dari 33 BPD HIPMI. Dukungan tersebut semakin menguat setelah calon ketua umum nomor urut 1 Reynaldo Bryan dan calon nomor urut 4 Anthony Leong mengalihkan dukungan mereka kepada Ade Jona.

Sementara itu, calon nomor urut 3 Afi Kalla memperoleh dukungan dari lima BPD HIPMI.

Dengan komposisi dukungan tersebut, Ade Jona akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029 secara aklamasi.

Penetapan tersebut disambut meriah oleh ribuan kader HIPMI yang memadati ruang sidang Munas. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema saat pimpinan sidang membacakan keputusan penetapan ketua umum terpilih.

Selain menetapkan Ade Jona sebagai ketua umum, Sidang Pleno IV Munas XVIII HIPMI juga menetapkan Ahmad Buchari sebagai Formatur I dan Reynaldo Rey sebagai Formatur II, yang akan mendampingi ketua umum terpilih dalam menyusun kepengurusan baru BPP HIPMI.

Ketetapan Munas XVIII HIPMI mulai berlaku sejak disahkan pada Kamis, 11 Juni 2026, di Bandar Lampung. Kepengurusan hasil formatur selanjutnya akan bertugas menjalankan program organisasi serta memperkuat peran HIPMI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pengembangan pengusaha muda Indonesia. (*)

(Ruslan Sangadji)