PALU, KAIDAH.ID – Prestasi membanggakan ditorehkan Nia Nur Ramadhani, siswi kelas XI SMA Negeri 2 Palu, yang berhasil mengharumkan nama Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Indonesia di ajang Miss Teen Culture International 2026 di Jakarta.
Dalam kompetisi yang diikuti perwakilan dari 18 negara tersebut, Nia yang mewakili Indonesia sukses meraih juara 3 pada grand final yang digelar di Gedung RRI Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026 malam.
Posisi Juara 1 diraih oleh peserta dari Myanmar, sementara Juara 2 ditempati perwakilan dari Kanada. Keberhasilan Nia menempatkan Indonesia di posisi tiga besar, menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulteng.
Tak hanya membawa pulang gelar Juara 3, Nia juga berhasil meraih dua penghargaan bergengsi lainnya, yakni Best Traditional Culture Costume untuk kategori busana budaya tradisional terbaik dan The Best Video Profile.
Marwati, ibunda Nia Nur Ramadhani, mengungkapkan perjuangan putrinya menuju ajang internasional tersebut tidaklah mudah. Sebagian besar kebutuhan keberangkatan dan akomodasi selama mengikuti kompetisi, ditanggung secara mandiri oleh keluarga.
“Sejak awal semuanya biaya mandiri atau swadaya. Alhamdulillah ada bantuan dari pemerintah daerah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulteng membantu tiket keberangkatan, Dinas Pendidikan Sulteng membantu Rp5 juta, dan anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah, I Nyoman Slamet, membantu Rp4 juta,” katanya.
Selama berada di Jakarta mengikuti rangkaian kegiatan kompetisi, Nia dan keluarga juga harus menanggung sendiri biaya hotel selama seminggu. Saat ini mereka menginap di apartemen milik teman di Jakarta Barat sambil menunggu jadwal kepulangan ke Palu.
Marwati menambahkan, tiket kepulangan Nia ke Palu mendapat bantuan dari Dinas Pariwisata Kota Palu. Mereka dijadwalkan kembali ke Palu pada Rabu dini hari nanti.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung perjuangan Nia, hingga berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” katanya.
Sementara itu, pelaku seni budaya asal Sulteng di Jakarta, Ote Abadi, mengaku bangga atas capaian yang diraih Nia Nur Ramadhani di ajang internasional tersebut.
Menurutnya, prestasi yang diraih Nia merupakan bukti, bahwa generasi muda Sulteng memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat dunia, khususnya dalam bidang seni, budaya, dan promosi pariwisata.
“Saya sangat bangga dengan prestasi yang diraih Nia Nur Ramadhani. Ini bukan hanya kebanggaan bagi keluarga dan sekolahnya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sulteng dan Indonesia,” ujar Ote Abadi yang juga pencipta lagu Topegugu ini.
Ia berharap, pemerintah daerah dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap putra-putri daerah yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berharap pemerintah daerah lebih peduli terhadap kegiatan-kegiatan seperti ini. Banyak anak Sulteng yang memiliki talenta dan kemampuan luar biasa, tetapi sering terkendala dukungan pendanaan dan fasilitas. Prestasi Nia harus menjadi perhatian bersama agar dapat memotivasi generasi muda lainnya,” katanya.
Pihak keluarga juga berharap sepulang dari Jakarta, Nia dapat bertemu dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah maupun Pemerintah Kota Palu sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih.
Prestasi Nia Nur Ramadhani di ajang Miss Teen Culture International 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda Sulawesi Tengah mampu bersaing dan berprestasi di panggung internasional, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan