PALU, KAIDAH.ID – UIN Datokarama Palu terus menunjukkan daya tariknya di tingkat internasional. Ratusan mahasiswa asing dari berbagai negara di Asia hingga Afrika, tercatat mendaftar untuk melanjutkan pendidikan di kampus Islam negeri terbesar berada di Kota Palu, Sulawesi Tengah tersebut.
Sebagai bagian dari tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) kategori mahasiswa asing, pihak kampus menggelar sesi wawancara secara daring pada Jumat, 22 Mei 2026. Wawancara dilakukan untuk menilai kemampuan akademik, kesiapan studi, motivasi, serta kemampuan komunikasi para calon mahasiswa internasional sebelum dinyatakan diterima secara resmi.
Kepala Pusat Hubungan Internasional LP2M UIN Datokarama Palu, Dr. Darlis, mengatakan jumlah pendaftar mahasiswa asing tahun ini, mencapai 446 orang dari berbagai negara. Setelah melalui proses seleksi administrasi dan verifikasi awal, sebanyak 176 peserta dinyatakan lolos, dan berhak mengikuti tahap wawancara.
“Para peserta berasal dari 16 negara yang tersebar di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, hingga Afrika,” ungkap Dr. Darlis.
PROGRAM AKADEMIK YANG ADAPTIF
Beberapa negara asal pendaftar di antaranya Mesir, Yaman, Ethiopia, Pakistan, Afghanistan, Somalia, Nigeria, dan sejumlah negara lainnya. Tingginya minat tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap kualitas pendidikan di UIN Datokarama Palu.
Selain menawarkan pendidikan berbasis keislaman, UIN Datokarama juga terus mengembangkan program akademik yang adaptif terhadap perkembangan global dan kebutuhan masyarakat internasional.
Menurut Dr. Darlis, program penerimaan mahasiswa asing, merupakan langkah strategis kampus dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, sekaligus memperluas jejaring kerja sama global.
“UIN Datokrama terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan akademik maupun nonakademik bagi mahasiswa internasional, mulai dari proses penerimaan, pembelajaran, hingga pendampingan adaptasi budaya selama menjalani pendidikan di Indonesia,” tuturnya.
Ia menambahkan, komitmen tersebut sejalan dengan visi UIN Datokarama Palu, untuk menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul, moderat, dan berdaya saing internasional.
Kehadiran mahasiswa internasional, kata dia, diharapkan mampu menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan multikultural, sekaligus memperkuat pertukaran budaya, pengalaman akademik, dan perspektif global di lingkungan kampus. (*)
(Ruslan Sangadji)



Tinggalkan Balasan