Harapan kami, Kementerian PKP dapat memberikan dukungan sehingga kebutuhan hunian mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dapat terpenuhi. Kehadiran fasilitas tersebut akan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan layanan pendidikan dan pengembangan IAIN Ternate ke depan

JAKARTA, KAIDAH.ID – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, mengajukan permohonan dukungan pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) bagi mahasiswa, serta bantuan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dosen dan tenaga kependidikan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI.

Permohonan tersebut disampaikan langsung Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, M.A, saat melakukan audiensi dengan Direktur Penyiapan Lahan dan Prasarana, Sarana serta Utilitas Umum Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Indra Gunawan, di Kantor Kementerian PKP, Lantai 26, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor IAIN Ternate menjelaskan, pengembangan Kampus II IAIN Ternate di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, membutuhkan dukungan infrastruktur penunjang, terutama fasilitas hunian bagi mahasiswa.

“Kami menyampaikan bahwa keterbatasan tempat tinggal, menjadi salah satu tantangan utama bagi mahasiswa yang akan beraktivitas di Kampus II. Karena itu, kami memohon dukungan Kementerian PKP melalui pembangunan Rusunawa mahasiswa,” katanya.

Selain Rusunawa, IAIN Ternate juga mengusulkan bantuan rumah untuk dosen dan tenaga kependidikan, yang belum memiliki rumah melalui program MBR.

RESPON KEMENTERIAN PKP

Menanggapi usulan tersebut, Direktur Penyiapan Lahan dan Prasarana, Sarana serta Utilitas Umum Kementerian PKP RI, Indra Gunawan, menyambut baik permohonan yang disampaikan, dan menyatakan akan memberikan perhatian terhadap usulan IAIN Ternate sesuai mekanisme yang berlaku.

Sebelum bertemu Direktur, rombongan IAIN Ternate terlebih dahulu diterima Kepala Subdirektorat Keterpaduan, Kemitraan, dan Kelembagaan, Oktavia Asril bersama jajarannya.

Dalam pertemuan itu, pihak Kementerian PKP memaparkan berbagai program yang dimiliki kementerian, mulai dari pembangunan Rusunawa hingga sejumlah skema bantuan perumahan lainnya, yang dapat diakses oleh perguruan tinggi.

Rektor IAIN Ternate berharap, audiensi tersebut menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama yang lebih konkret antara IAIN Ternate dan Kementerian PKP, untuk mendukung pengembangan Kampus II di Gambesi.

“Harapan kami, Kementerian PKP dapat memberikan dukungan sehingga kebutuhan hunian mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dapat terpenuhi. Kehadiran fasilitas tersebut akan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan layanan pendidikan dan pengembangan IAIN Ternate ke depan,” katanya. (*)

(Ruslan Sangadji)