Menurut Anwar Hafid, donor darah tidak sekadar menjadi agenda partai, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan darah

PALU, KAIDAH.ID – Kegiatan donor darah serentak Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng) berakhir pada Rabu, 14 Oktober 2026 siang. Dari sekitar 500 orang yang mendaftar, panitia berhasil mengumpulkan 242 kantong darah, termasuk 12 kantong dari DPC Partai Demokrat Morowali.

Ketua Panitia Donor Darah DPD Partai Demokrat Sulteng, Andi Jumriani Hamka, mengatakan, kegiatan yang dipusatkan di Palu itu berhasil mengumpulkan 230 kantong darah dari target 500 kantong.

“Donor darah DPD Partai Demokrat Sulteng di Palu hanya dapat 230 kantong darah dari yang direncanakan 500 kantong sesuai pendaftar,” kata Andi Jumriani dalam keterangan resmi, Kamis, 15 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, tidak semua peserta yang mendaftar dapat mendonorkan darahnya karena terkendala kondisi kesehatan. Sejumlah calon pendonor mengalami hipertensi, kadar hemoglobin (HB) rendah, serta gangguan kesehatan lainnya sehingga tidak memenuhi persyaratan untuk mendonorkan darah.

Sementara itu, DPC Partai Demokrat Morowali menyumbangkan 12 kantong darah dalam kegiatan serentak bertajuk Sumbangkan Darah untuk Negeri.

“Jadi total darah dari DPD Partai Demokrat Sulteng 242 kantong, sudah termasuk DPC Demokrat Morowali,” jelas Andi Jumriani, yang juga Bendahara Partai Demokrat Sulteng.

Koordinator pengambilan darah, Dokter Natsir, mengatakan, setiap kantong darah berisi 350 cc. Dengan demikian, jika target 500 kantong tercapai, jumlah darah yang terkumpul mencapai 175.000 cc atau 175 liter.

Sebelum kegiatan berakhir, Natsir memperkirakan jumlah darah yang terkumpul tidak akan mencapai target awal.

“Namun kita perkirakan maksimal 200 kantong saja sekalipun ditargetkan 500 kantong. Tapi kalau bisa mencapai 500 kantong, syukurlah,” ujar Natsir.

Meski tidak mencapai target, kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan transfusi.

Donor darah serentak tersebut merupakan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.

Pelaksanaannya melibatkan jajaran DPD dan DPC Partai Demokrat bersama PMI atau tenaga kesehatan penyelenggara, termasuk ketua dan anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD provinsi serta kabupaten/kota.

Instruksi tersebut juga membuka kesempatan bagi berbagai kalangan untuk berpartisipasi, mulai dari pengurus DPD dan DPC, anggota fraksi, organisasi sayap, kader, relawan, simpatisan, keluarga kader, pemuda, pelajar, hingga masyarakat umum.

Anwar Hafid Disambut Warga dan Simpatisan

Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng yang juga Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama istrinya, Sri Nirwanti Bahasoan, disambut meriah oleh masyarakat, simpatisan, dan kader Partai Demokrat saat tiba di lokasi kegiatan.

Usai mendonorkan darahnya, Anwar Hafid menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya warga Kota Palu, yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Donor darah ini selain bikin sehat, kita juga membantu sesama manusia yang membutuhkan darah. Donor darah Partai Demokrat ini untuk kemanusiaan,” kata mantan Bupati Morowali dua periode itu.

Menurut Anwar Hafid, donor darah tidak sekadar menjadi agenda partai, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan darah.

Setelah mendonorkan darahnya, Gubernur Anwar Hafid juga membagikan sembako kepada masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan. (*)

(Ruslan Sangadji)