Dari Jakarta untuk Indonesia. Dari SUGBK untuk Garuda. Sembilan gol. Dua gol balasan. Dan satu tiket ke final. Garuda terbang ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026

JAKARTA, KAIDAH.ID – Gila! Timnas Indonesia tampil menggila di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Sembilan gol bersarang di gawang Bangladesh.

Skor akhir? Indonesia 9-2 Bangladesh.

Kemenangan telak itu memastikan Garuda melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia akan menghadapi Thailand pada partai puncak, Senin, 4 Oktober 2026. Format turnamen menetapkan juara Grup A menghadapi juara Grup B di final.

Dan satu nama paling bersinar malam ini. Mitchell Baker! Dia bikin lima gol! Lima kali pula penyerang Indonesia itu membuat SUGBK bergemuruh.

Babak Pertama, Indonesia Mengamuk

Peluit dibunyikan. Indonesia langsung menyerang. Tak ada waktu untuk menunggu. Garuda memburu gol sejak menit pertama. Bangladesh bertahan rapat. Serangan Indonesia beberapa kali mentah di depan kotak penalti.

Tetapi tekanan terus datang. Menit ke-11. GOOOL! Mitchell Baker membuka pesta. Umpan silang Ole Romeny disambut dengan sempurna. Indonesia 1-0 Bangladesh.

Belum puas. Menit ke-20. Baker kembali mencetak gol. Berawal dari tembakan Ole Romeny yang ditepis kiper Mehedi Hasan Srabon. Bola liar disambar Ragnar Oratmangoen. Masih diblok. Bola kemudian jatuh ke kaki Baker.

Dan… Masuk! Indonesia 2-0. SUGBK kembali bergemuruh. Menit ke-32. Gol ketiga datang. Kali ini Rizky Ridho. Bek Indonesia ikut naik membantu serangan. Peluang dimaksimalkan. 3-0.

Indonesia terus menggempur. Namun Bangladesh bukan tanpa perlawanan. Menit ke-36. Sahariar Emon memperkecil ketertinggalan. Tandukan keras. Indonesia 3-1 Bangladesh.

Tetapi respons Garuda hanya berselang satu menit! Baker lagi! Hattrick! Indonesia 4-1.

Pesta belum selesai. Menit ke-42. Baker kembali mencetak gol. Empat gol untuk sang penyerang! Indonesia 5-1.

Dan sebelum turun minum… Gol keenam! Sundulan Indonesia kembali menghujam gawang Bangladesh. Babak pertama ditutup dengan skor 6-1.

Enam gol! Satu babak! Luar biasa.

Bangladesh Bertahan, Indonesia Terus Menekan

Wasit meniup peluuti. Babak kedua dimulai. Tempo sedikit menurun. Bangladesh menumpuk pemain di belakang. Istilahnya parkir bus.

Tapi Indonesia tetap mencari celah. Menit ke-54. Kevin Diks hampir menambah gol. Tendangannya keras. Namun kiper Bangladesh melakukan penyelamatan gemilang.

John Herdman tak mau mengambil risiko. Ia memasukan Luke Vickery. Daya gedor ditambah. Indonesia terus mengejar gol. Menit ke-66. Joey Pelupessy mencoba peruntungan. Namun tembakannya masih melambung tipis.

Gol belum datang juga. Dan jika tidak menambah gol, dipastikan Garudah tidak lolos ke final. Herdman mainkan strategi, ia memasukan Egy Maulana Vikri dan Dean James. Serangan kembali diperkuat. Menit ke-80. Masih 6-1.

Bangladesh bertahan mati-matian. Menit ke-84. Ole Romeny sempat menjebol gawang Bangladesh. Namun… Offside! Gol dianulir.

Timnas Indonesia belum menyerah. Menit ke-90. GOOOL! Luke Vickery menjebol gawang Bangladesh. Umpan Ole Romeny diselesaikan dengan dingin. 7-1! Namun Bangladesh langsung menjawab. Farhaan Ali Wahid memperkecil skor. 7-2. Tetapi malam itu milik Indonesia.

Belum selesai! Kevin Diks mencetak gol kedelapan. Kemudian… Mitchell Baker menambah koleksi gol yang kelima.

Dan akhirnya, peluit panjang berbunyi. Indonesia menang 9-2. Garuda ke Final!

Sembilan gol menjadi jawaban Indonesia dalam laga penentuan Grup A. Indonesia finis sebagai juara grup dan melaju ke final.

Sebelumnya, Indonesia membuka turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Kini Thailand menanti. Partai puncak akan digelar Senin, 5 Oktober 2026, di SUGBK.

Dari Jakarta untuk Indonesia. Dari SUGBK untuk Garuda. Sembilan gol. Dua gol balasan. Dan satu tiket ke final. Garuda terbang ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026. (*)

(Ruslan Sangadji)