JAKARTA, KAIDAH.ID – Ada dokter dan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengajukan diri untuk pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN), karena alasan yang di luar dugaan.

Bahkan, alasan itu geleng-geleng kepala, karena tidak dipikirkan banyak orang. Dan alasan pindah itu, atas kesadaran sendiri tanpa paksaan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menjelaskan mereka minta pindah ke IKN, dengan berbagai macam alasan. Namun, yang paling disorotinya adalah ingin hidup sehat.

Begini suasana di IKN jika telah selesai dibangun | Foto: DJKN Kemenkeu

Selain ingin hidup sehat, dokter dan ASN itu minta pindah, karena di IKN udaranya segar dan jauh dari hiruk-pikuk keramaian. Dengan begitu, tinggal di IKN bisa membuat hidup nyaman.

“Mereka ingin hidup sehat, mereka ingin oksigen yang cukup, mereka ingin bisa nyaman hidup di sana. Saya lihat ada beberapa pertimbangan yang bukan hanya soal hiruk pikuk keramaian, tapi sebagian mereka memang ingin hidup sehat di sana,” jelasnya.

Sebelumnya, Anas telah membuat skema pemindahan ASN ke IKN. Dia menyebut pemindahan ini berdasarkan tingkat kesiapan hunian ASN di IKN.

Dia menjelaskan apabila sesuai dengan skema terakhir, sekitar 3.200 ASN yang akan pindah ke IKN. Dengan catatan, jumlah tersebut bisa tercapai apabila ada pembagian unit hunian dan kantor.

Ini mengacu kepada kesiapan hunian yang ada di IKN, yang targetnya kurang lebih dalam waktu pendek, berarti kurang lebih kalau sesuai skenario terakhir, akan ada 3.200an ASN yang akan pindah.

“Kalau sharing unitnya, tapi kalau tidak sharing ada 1.700-an,” katanya. (*)

Editor: Ruslan Sangadji