PALU, KAIDAH.ID – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah (Sulteng) terpilih, Gufran Ahmad, memastikan proses penyusunan kepengurusan Kadin Sulteng periode 2026-2031, akan dilakukan secara terbuka melalui mekanisme rekrutmen yang berlangsung mulai 1 hingga 10 Juni 2026.

Menurut Gufran, setelah tahapan rekrutmen terbuka selesai dilaksanakan, tim formatur akan menggelar rapat, untuk membahas dan menetapkan susunan kepengurusan yang memenuhi kriteria organisasi.

“Rapat formatur akan dilaksanakan setelah proses rekrutmen terbuka selesai. Rekrutmen dibuka mulai 1 Juni sampai 10 Juni 2026,” kata Gufran Ahmad kepada kaidah.ID, Senin, 1 Juni 2026 malam.

Ia menjelaskan, tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan berjumlah lima orang. Tim tersebut terdiri dari dirinya selaku Ketua Formatur, perwakilan Kadin Indonesia, unsur pengurus Kadin Provinsi Sulawesi Tengah demisioner, serta dua perwakilan dari Kadin kabupaten.

“Formatur terdiri dari lima orang, yakni saya sebagai ketua formatur, Pak Natsir dari Kadin Indonesia, Kanda Farid Jafar dari Kadin Provinsi demisioner, dan dua orang perwakilan dari Kadin kabupaten,” ujarnya.

Gufran menegaskan, komposisi kepengurusan belum dapat ditentukan saat ini, karena seluruh proses masih menunggu hasil rekrutmen terbuka. Menurutnya, kesempatan menjadi bagian dari kepengurusan diberikan kepada seluruh pihak yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Komposisi kepengurusan masih menunggu proses rekrutmen. Kami ingin memastikan proses berjalan terbuka dan memberikan kesempatan kepada figur-figur terbaik untuk berkontribusi di Kadin Sulteng” katanya.

TIDAK ADA KUOTA WAJAH LAMA DAN BARU

Terkait kemungkinan perpaduan antara pengurus lama dan wajah baru, Gufran menegaskan dirinya tidak menetapkan kuota atau persentase tertentu. Penentuan pengurus akan sepenuhnya didasarkan pada kompetensi dan pemenuhan syarat organisasi.

“Saya tidak menentukan persentase wajah lama maupun wajah baru. Semua tergantung pada terpenuhinya syarat yang telah ditentukan. Yang terpilih nantinya adalah mereka yang dinilai mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi,” tegasnya.

Ia berharap, kepengurusan yang akan terbentuk, dapat memperkuat peran Kadin Sultenh sebagai rumah besar dunia usaha yang mampu mendorong investasi, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan sektor usaha di daerah dalam bingkai Sulteng Nambaso. (*)

(Ruslan Sangadji)