Berdasarkan data Bagian Layanan Akademik UIN Datokarama, daftar calon penerima Program Beasiswa Berani Cerdas yang diterima dari Pemprov Sulteng pada 3 Juli 2026 berjumlah 828 mahasiswa. Selanjutnya, pada pembaruan data tanggal 24 Juli 2026, jumlah calon penerima meningkat menjadi 992 mahasiswa

PALU, KAIDAH.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menyatukan langkah untuk mempercepat penyaluran Program Beasiswa Berani Cerdas. Langkah ini dilakukan agar pencairan beasiswa dapat berlangsung tepat waktu, sehingga tidak menghambat proses perkuliahan mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2026.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di ruang kerja Rektor UIN Datokarama, Senin, 27 Juli 2026. Rapat dihadiri Rektor UIN Datokarama Prof. Lukman Thahir, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Prof. Hamlan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Faisal Attamimi, Kasubbag Layanan Akademik, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Syam Zaini, serta Pengelola Program Beasiswa Berani Cerdas, Sintia Dewi.

Rektor UIN Datokarama Prof. Lukman Thahir mengatakan, pertemuan tersebut menjadi forum penyamaan persepsi antara pihak kampus dan Pemerintah Provinsi Sulteng, untuk mempercepat proses administrasi penyaluran beasiswa bagi mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada generasi muda di Sulawesi Tengah yang gagal menyelesaikan kuliah, hanya karena terkendala biaya. Oleh karena itu, sinergi bersama Pemprov Sulteng ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama membangun SDM unggul,” kata Rektor Lukman Thahir.

Jumlah Penerima Bertambah

Berdasarkan data Bagian Layanan Akademik UIN Datokarama, daftar calon penerima Program Beasiswa Berani Cerdas yang diterima dari Pemprov Sulteng pada 3 Juli 2026 berjumlah 828 mahasiswa. Selanjutnya, pada pembaruan data tanggal 24 Juli 2026, jumlah calon penerima meningkat menjadi 992 mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang AUPK UIN Datokarama, Prof. Hamlan, menjelaskan seluruh data calon penerima saat ini masih dalam tahap verifikasi dan validasi.

“Hasil verifikasi dan validasi dokumen calon penerima manfaat akan disampaikan kembali kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Pengelola Program Berani Cerdas di Dinas Pendidikan,” katanya.

Menurut Prof. Hamlan, UIN Datokarama dan Pemprov Sulteng telah menyepakati seluruh dokumen persyaratan harus sudah diunggah paling lambat 10 Agustus 2026. Setelah proses tersebut selesai, pada 14 Agustus 2026 pihak kampus akan mengubah status pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa penerima manfaat dari belum bayar menjadi lunas.

“Mahasiswa penerima manfaat Program Berani Cerdas di lingkungan UIN Datokarama tidak perlu resah. Insya Allah proses validasi akan segera dituntaskan dan seluruh persyaratan dipastikan terpenuhi,” ujar Prof. Hamlan.

Sementara itu, Pengelola Program Beasiswa Berani Cerdas Pemprov Sulawesi Tengah, Sintia Dewi, mengingatkan seluruh calon penerima maupun penerima manfaat yang belum mengunggah dokumen agar segera melengkapi persyaratan melalui akun Program Berani Cerdas.

“Karena diberikan batas waktu sampai tanggal 10 Agustus untuk cut off upload berkas di akun kalian,” kata Sintia Dewi. (*)

(Ruslan Sangadji / Advertorial)