Wapres Bilang Almarhumah itu Pejuang MUI, Habib Ali Bilang Qaulul Haq

  • Bagikan
Tangkapan layar tahlilan dan takziyah malam ke tujuh Profesor Doktor Huzaemah Tauhid Yaanggo

JAKARTA, KAIDAH.ID – Tahlilan dan takziyah atas wafatnya Profesor Doktor Hj Huzaemah Tauhid Yanggo di malam ke tujuh yang dilaksanakan secara virtual, dibanjiri jamaah. Lebih 700 orang hadir dalam tahlilan tersebut.

Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, Ketua Umum Pengurus Besar Alkhairaat, sejumlah tokoh bangsa dan para ulama hadir dalam tahlilan dan takziyah tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin mengatakan, Profesor Huzaemah meninggal dunia karena pandemi Covid-19. Itu artinya, Covid-19 itu tidak memandang siapapun.

Tetapi walau begitu, kata Wapres, kepergian Profesor Huzaemah karena ketentuan Allah SWT. Tetapi sebagai manusia, harus selalu berikhtiar. Sebab ikhtiar itu menjadi kewajiban, namun  yang menentukan adalah Allah SWT. Di satu sisi setiap orang harus berusah, tetapi di sisi lain harus pasrah dan menyerah atas ketentuan Allah.

“Secara lahir kita ikhtiar, tetapi secara batin kita tawakkal,” kata Wapres KH Ma’ruf Amin.

Wapres KH Ma’ruf Amin mengatakan, Profesor Huzaemah adalah pejuang MUI, yang telah banyak memberikan sumbangan ilmu dan kiprahnya.

“Kita merasa kehilangan dengan kepergian Profesor Huzaemah,” ucap Wapres.

  • Bagikan