Partai Gerindra Sulteng Buka Pendaftaran Caleg bagi Masyarakat Umum

PENDAFTARAN CALEG - Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Tengah, Longki Djanggola (tengah) didampingi Ketua Bapilu, Bartholomeus Tandigala dan Ketu OKK Partai Gerindra, Stivan Sandagang saat konferensi pers, Kamis, 15 September 2022 sore, yang menjelaskan tentang pendaftaran caleg | Foto: ochan/kaidah

PALU, KAIDAH.ID – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola mengatakan, partai yang dipimpinnya membuka kesempatan kepada masyarakat umum untuk dapat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Gerindra pas 2024, dengan persyaratan yang sudah ditetapkan.

“Sebagai partai terbuka, partai nasionalis, Gerindra membuka pendaftaran caleg secara terbuka bagi masyarakat umum, mulai 16 September sampai 31 Desember 2022. Silakan mendaftar di seluruh kantor Gerindra se Sulteng,” kata Longki Djanggola saat konferensi pers di kantor Gerindra Sulteng, Jalan Elang, Palu, Kamis, 15 September 2022 sore.

Menurutnya, meski terbuka untuk masyarakat umum, tetapi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain jika masih terdaftar di partai lain, harus mengundurkan diri yang dibuktikan secara tertulis.

Selain itu, jika mencalonkan diri di DPRD kabupaten/kota, harus mendapatkan dukungan warga dengan bukti 500 KTP dan nomor kontaknya.

Sedangkan untuk caleg DPRD provinsi, dibuktikan dengan dukungan 1000 KTP dan DPR RI sebanyak 2000 KTP.

Tidak hanya itu, Gubernur Sulteng dua periode itu menambahkan, bagi warga yang pernah menjadi calon anggota legislatif sebelumnya, harus pernah mendapatkan dukungan suara sebanyak 20 persen dari bilangan pembagi.

“Misalnya, jika seseorang pernah menjadi caleg di Palu Selatan dia harus pernah mendapatkan minimal 800 suara sesuai keputusan KPU, karena harga kursi di Palu Selatan sebanyak 4000 suara,” jelas Longki Djanggola.

Syarat-syarat itu menjadi penting, karena Partai Gerindra hendak menilai kapasitas caleg tersebut.

“Syarat itu penting untuk menilai bobot caleg,” kata Longki.

Mengenai kuota perempuan, Longki menegaskan, persyaratannya harus 30 persen kuota perempuan dan itu pasti dipenuhi.

“Itu syarat yang harus terpenuhi,” tegas Longki.

Saya Caleg DPR RI

Mengenai pencalonan ke DPR RI, Longki Djanggola yang didampingi Ketua Bapilu Gerindra, Bartholomeus Tandigala dan Ketua OKK DPD Gerindra Sulteng, Longki menegaskan pasti maju bertarung untuk merebut kursi di Senayan.

“Silakan saudara-saudara lihat sendiri, saya sudah bekerja untuk menjadi caleg DPR RI. Saya sudah bertemu warga dan pasang alat peraga di seluruh wilayah di Sulteng,” kata Longki Djanggola.

Seorang warga Kota Palu bernama Andreas Kotha mengatakan, ia sangat berharap Longki Djanggola bisa menjadi wakil rakyat Sulteng di DPR RI.

“Pak Longki itu sudah terbukti kerja-kerjanya untuk Sulteng. Saya dukung beliau ke DPR RI,” katanya. (*)