TERNATE, KAIDAH.ID – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, mengisi waktu mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan meresmikan training camp Malut United FC di Kelurahan Sango, Kecamatan Ternate Utara, Senin, 23 Maret 2026.
Fasilitas latihan yang dibangun sejak 1 Mei 2025 oleh pemilik klub, David Glenn, itu dilengkapi dua lapangan sepak bola berstandar FIFA dengan ukuran 72×110 meter dan 48×104 meter.
Selain itu, tersedia 22 mess untuk pemain dan ofisial, aula serbaguna, gymnasium, musala, dapur, mess karyawan, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Mengutip malut.kaidah.id, Wakasad Letjen Muhammad Saleh Mustaga yang juga selaku Ketua Dewan Pembina Malut United ini berharap, keberadaan training camp ini mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola baru di Maluku Utara, khususnya di Ternate.
Wakasad yang kebetulan sedang mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah itu menegaskan, Ternate memiliki sejarah panjang sebagai salah satu lumbung pemain nasional. Lantaran itu, kehadiran Malut United diharapkan dapat mengembalikan kejayaan sepak bola di daerah tersebut.
“Dengan adanya training camp ini, Malut United mulai membuka diri kepada masyarakat. Saya berharap Ternate bisa kembali jaya dengan potensi yang dimiliki,” harapnya.
Sementara itu, Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan sepak bola di Maluku Utara. Ia menilai, kehadiran Malut United menjadi langkah positif dalam membangkitkan potensi daerah.
Ia juga mengungkapkan, manajemen klub saat ini tengah menjalin kerja sama dengan klub asal Portugal, Benfica.
“Saya berharap ke depan ada lebih banyak anak daerah yang direkrut dan dibina melalui training camp ini,” pesannya.
Senada dengan itu, Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai, peluang pemain lokal untuk menembus level internasional semakin terbuka.
“Ke depan jika memiliki potensi bagus, maka bakal dikirim ke Benfica untuk melanjutkan karier,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat Maluku Utara, untuk mendukung Malut United, termasuk dengan memadati Stadion Gelora Kie Raha setiap pertandingan.
Peresmian training camp turut dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim yang diundang oleh manajemen klub. Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta manajemen dan pemain Malut United. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan