SIGI, KAIDAH.ID – Gubernur Anwar Hafid, membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Tahun 2026, di Kabupaten Sigi, Ahad, 27 Juni 2026 malam.
Pembukaan MTQ berlangsung meriah dan dihadiri kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulteng. MTQ ini menjadi momentum memperkuat syiar Islam, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Wakil Gubernur Sulteng, Reny A. Lamadjido, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota, anggota DPRD, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim MTQ, hingga ribuan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan, MTQ tidak boleh dimaknai sekadar sebagai ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi harus menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an diturunkan dari langit dan tugas kita adalah membumikannya. Jangan sampai Al-Qur’an hanya ramai saat MTQ atau di pondok-pondok tahfiz, tetapi jauh dari kehidupan sehari-hari,” kata Gubernur Anwar Hafid.
Menurutnya, Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup yang memberi arah bagi manusia dalam menjalani kehidupan. Lantaran itu, masyarakat perlu membiasakan diri membaca, memahami, dan mengamalkan ajarannya agar terbentuk karakter yang baik, memiliki kepedulian sosial, serta senantiasa memperoleh petunjuk dalam setiap langkah kehidupan.
Ia mengatakan, semangat tersebut sejalan dengan program Berani Berkah melalui Gerakan Sulteng Mengaji, yang mendorong masyarakat untuk lebih dekat dengan kitab suci sesuai agama dan keyakinan masing-masing.
GERAKAN BAKU SAYANG
Pada kesempatan itu, Anwar Hafid juga mengajak masyarakat menghidupkan Gerakan BAKU SAYANG (Bersama Al-Qur’an Sulteng Aman, Jaya, dan Menang), sebagai upaya membangun budaya membaca dan mengamalkan nilai-nilai Qur’ani secara berkelanjutan.
“Tidak ada ruginya membaca Al-Qur’an setiap hari minimal satu lembar. Dengan membacanya kita memperoleh petunjuk hidup, memperkuat fondasi moral, dan mengundang keberkahan Allah,” tegasnya.
Selain itu, Anwar Hafid menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sigi atas kesiapan sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Ke-31 tingkat provinsi.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang mampu mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepada dewan hakim, Gubernur Anwar Hafid berpesan agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas sehingga mampu menghasilkan peserta terbaik yang akan mewakili Sulawesi Tengah pada MTQ tingkat nasional.
Pembukaan MTQ yang ke-31 secara resmi ditandai dengan pemukulan beduk dan penekanan tombol sirene oleh Anwar Hafid sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian perlombaan di Kabupaten Sigi.
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan