Indonesia mengawali langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Sebuah pesan tegas bahwa Garuda datang bukan sekadar bertanding, tetapi memburu gelar juara
PELUIT BERBUNYI. Garuda langsung tancap gas. Tak ada masa penjajakan. Tak ada keraguan. Timnas Indonesia menyerang sejak detik-detik awal laga, dan membuat Kamboja tak berkutik. Malam itu menjadi milik Merah Putih pada laga perdana Piala AFF 2026.
Baru enam menit laga berjalan. Bola melayang ke kotak penalti. Mitchell Baker melompat dengan kawalan ketat. Sundulan keras! Gooooool! Kimhuy Hul hanya terpaku melihat bola bersarang di gawangnya. Indonesia memimpin 1-0.
Belum sempat Kamboja bernapas, Indonesia kembali datang. Serangan demi serangan membuat lini belakang lawan porak-poranda.
Menit ke-15. Lagi-lagi Mitchell Baker. Lagi-lagi penyelesaian sempurna. Kimhuy Hul kembali dipaksa memungut bola dari dalam gawangnya. Brace untuk Baker! Garuda melesat 2-0.
Pakansari semakin bergemuruh. Sorak-sorai suporter membakar semangat para pemain. Indonesia belum mengendur. Kamboja terus ditekan. Hampir tak diberi ruang untuk mengembangkan permainan.
Menit ke-24. Indonesia mendapatkan sepak pojok. Bola melengkung indah ke depan gawang. Sandy Walsh datang dari belakang. Sundulan keras! Gooooool! Kimhuy Hul tak berkutik. Indonesia semakin menjauh. Skor berubah menjadi 3-0.
Sisa babak pertama sepenuhnya milik Garuda. Permainan mengalir. Umpan-umpan pendek begitu rapi. Tempo tinggi terus dipertahankan. Kamboja hanya bisa bertahan. Peluit turun minum berbunyi. Indonesia menutup 45 menit pertama Piala AFF 2026 dengan keunggulan meyakinkan 3-0.
Babak kedua dimulai. Indonesia tak mengubah gaya bermain. Menyerang. Menekan. Menghibur.
Menit ke-56. Mitchell Baker kembali menunjukkan kelasnya. Bola kembali mengarah ke kotak penalti. Bek jangkung dengan tinggi hampir dua meter itu melompat paling tinggi. Sundulan keras! Gooooool! Hattrick untuk Mitchell Baker sebelum John Herdman menariknya keluar! Pakansari kembali meledak. Indonesia memperbesar keunggulan menjadi 4-1.
Kamboja mencoba bangkit. Namun Garuda tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Setiap serangan lawan mampu dipatahkan dengan tenang.
Menjelang akhir laga, Indonesia kembali menghukum pertahanan Kamboja.
Menit ke-87. Jens Raven akhirnya ikut mencatatkan namanya di papan skor. Penyelesaian dingin. Bola bersarang di gawang. Gooooool! Indonesia menjauh menjadi 5-1.
Garuda sebenarnya sempat mencetak gol keenam. Egy Maulana Vikri berhasil menjebol gawang Kamboja. Pakansari kembali bersorak. Namun wasit menganulirnya, karena terjadi pelanggaran pada proses serangan.
Tak ada tambahan gol hingga peluit panjang dibunyikan.
Laga perdana Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 benar-benar menjadi panggung Garuda. Dominan sejak menit pertama. Tajam di depan gawang. Solid di semua lini. Mitchell Baker tampil sebagai bintang dengan hattrick spektakuler, sementara Sandy Walsh dan Jens Raven ikut menyumbang gol untuk menutup malam yang sempurna.
Indonesia mengawali langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Sebuah pesan tegas bahwa Garuda datang bukan sekadar bertanding, tetapi memburu gelar juara. (*)

Tinggalkan Balasan