Oleh: Ruslan Sangadji | Kaidah.ID
Sebab sering kali, keajaiban dimulai ketika kita berhenti mengatur cara Allah bekerja, lalu memilih untuk sepenuhnya percaya kepada-Nya
SERING KALI kita begitu sibuk mengetuk satu pintu, sampai lupa bahwa Tuhan memiliki ribuan pintu lain yang tidak pernah kita lihat.
Kita mengira rezeki hanya akan datang dari pekerjaan yang sedang kita tekuni, dari orang yang kita harapkan, atau dari jalan yang telah kita rencanakan.
Padahal, Allah tidak pernah terikat oleh logika manusia. Ketika satu jalan tertutup, Dia mampu membuka jalan lain yang bahkan tidak pernah terlintas dalam pikiran kita.
Bukankah Al-Qur’an telah mengingatkan: “Siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. At-Talaq: 2–3).
Ayat ini bukan sekadar janji, tetapi penegasan bahwa kuasa Allah selalu melampaui perhitungan manusia. Apa yang hari ini terasa mustahil, bisa saja esok menjadi kenyataan dengan cara yang sama sekali tidak kita duga.
Karena itu, jangan biarkan hati terlalu bergantung pada satu sebab. Bekerjalah sebaik mungkin, ikhtiarlah tanpa lelah, tetapi gantungkan harapan hanya kepada Allah.
Sebab manusia bisa mengecewakan, kesempatan bisa hilang, dan rencana bisa berubah. Namun, Allah tidak pernah kehabisan cara untuk mencukupkan hamba-Nya.
Kadang rezeki datang melalui orang asing, dari kegagalan yang ternyata membuka peluang baru, atau dari doa yang lama tersimpan dan dijawab pada waktu yang paling tepat.
Mungkin hari ini kita sedang bertanya, “Dari mana pertolongan itu akan datang?” Jawabannya sederhana: kita tidak perlu tahu dari mana datangnya, yang perlu kita yakini adalah siapa yang mengirimkannya.
Jika Allah telah menetapkan rezeki untuk kita, tak ada satu pun yang mampu menghalanginya.
Maka tetaplah berbaik sangka, perbanyak syukur, dan jangan lelah bertakwa.
Sebab sering kali, keajaiban dimulai ketika kita berhenti mengatur cara Allah bekerja, lalu memilih untuk sepenuhnya percaya kepada-Nya. (*)
Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan