Teroris MIT Poso Masih Punya Senjata M-16 dan Revolver

  • Bagikan
Pasukan Satgas Operasi Madago Raya terus mengejar teroris MIT Poso | Foto: tangkapan layar

“Warga jangan takut lagi. Teroris MIT itu sudah sangat lemah. Mereka tak berdaya lagi,” imbaunya.

PALU, KAIDAH – Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf mengatakan, kekuatan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso sudah semakin lemah. Mereka tidak dapat lagi bersembunyi di lokasi yang sebelumnya dijadikan sebagai markas mereka.

“Pasca tewasnya tiga orang teroris MIT Poso lalu, kekuatan mereka itu sudah semakin lemah. Tidak ada ruang gerak yang leluasa, karena pasukan sudah menyekat semua tempat,” kata Komandan Korem 132/Tadulako.

Lantaran itu, Brigjen TNI Farid Makruf mengimbau agar kelompok teroris MIT Poso itu segera menyerahkan diri, karena pasukan Satgas Operasi Madago Raya telah menguasai semua wilayah pegunungan di Poso, Parigi Moutong dan Sigi.

“Menyerahlah,” tegas Brigjen Farid Makruf.

Mengenai senjata milik teroris MIT Poso saat ini, Brigjen TNI Farid Makruf mengatakan, senjata yang dimiliki teroris MIT Poso tersisa dua pucuk saja, yaitu senjata laras panjang jenis M-16 dan senjata laras pendek jenis revolver.

“Warga jangan takut lagi. Teroris MIT itu sudah sangat lemah. Mereka tak berdaya lagi,” imbaunya.

Sebelumnya, tiga orang teroris anggota MIT Poso tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Operasi Madago Raya. Dua orang di antaranya masih diidentifikasi, sedang satu orang lainnya adalah Budiman alias Hanif alias Ambo alias Abu Alim, warga asal Bima, Nusa Tenggara Barat. *

  • Bagikan