JAKARTA, KAIDAH.ID – Ikatan Keluarga Diaspora Sulawesi Tengah (IKDST) menggelar acara halal bi halal pada Jumat, 10 April 2026, di Taman Patra Raya, Kuningan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini direncanakan berlangsung sehari penuh dengan berbagai rangkaian acara yang melibatkan warga diaspora Sulawesi Tengah se Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) plus Bandung.
Sejak pagi hari, acara akan diawali dengan lomba domino, yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan antardiaspora. Selain itu, panitia juga menghadirkan bazar UMKM yang menampilkan beragam produk khas, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha dari Sulawesi Tengah.
Memasuki sore hingga malam hari, kegiatan akan dilanjutkan dengan acara inti halal bi halal, yang menjadi momentum saling memaafkan dan memperkuat tali persaudaraan.
Menariknya, kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah. Sebuah momentum bersejarah yang mengingatkan perjalanan panjang daerah, yang dikenal dengan kekayaan budaya, alam, serta semangat persatuan masyarakatnya.
Dari pesisir hingga pegunungan, dari Palu hingga pelosok kabupaten, Sulawesi Tengah tumbuh sebagai daerah yang terus bergerak maju dengan nilai-nilai kearifan lokal yang tetap terjaga.
Ketua Umum IKDST, Mulyadin Malik, mengatakan bahwa bagi warga diaspora, halal bi halal sekaligus peringatan HUT Sulteng ini bukan sekadar seremonial, melainkan juga panggilan batin untuk terus menjaga identitas, mempererat solidaritas, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah, meski berada jauh dari tanah kelahiran.
Mulyadin Malik yang juga Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (BPI Kemendes PDT) ini menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas momen besar yang telah dilalui.
“Halal bi halal ini adalah wujud rasa syukur kita setelah melaksanakan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri. Sekaligus juga sebagai ungkapan syukur atas Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Mulyadin Malik.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan kekeluargaan warga Sulawesi Tengah di perantauan semakin kuat.
“Kami ingin momentum ini menjadi ruang untuk saling mempererat hubungan, menjaga kekompakan, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Acara ini pun terbuka bagi seluruh warga diaspora Sulawesi Tengah serta masyarakat umum yang ingin turut merasakan suasana kebersamaan dalam nuansa lebaran. (*)
(Ruslan Sangadji)

Tinggalkan Balasan