Paket bantuan yang disalurkan berupa sarana pengembangan budidaya anggrek, pupuk dan obat-obatan penunjang, untuk mendukung pengelolaan Graha Anggrek TWA Kapopo

SIGI, KAIDAH.ID – PT Citra Palu Minerals (CPM) memperkuat komitmennya terhadap pelestarian keanekaragaman hayati, dengan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) budidaya serta pemeliharaan tanaman anggrek kepada UPTD Taman Hutan Raya (Tahura) Sulawesi Tengah (Sulteng).

Bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut diserahkan di Taman Wisata Alam (TWA) Kapopo, Desa Ngatabaru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Senin, 7 September 2026.

Paket bantuan yang disalurkan berupa sarana pengembangan budidaya anggrek, pupuk dan obat-obatan penunjang, untuk mendukung pengelolaan Graha Anggrek TWA Kapopo.

Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan budidaya dan pemeliharaan anggrek yang dilaksanakan pada 22–23 Mei 2026.

Sebanyak 15 pengelola dan penyuluh kehutanan Tahura Sulteng, sebelumnya mendapatkan pembekalan teori dan praktik budidaya anggrek bersama akademisi Universitas Tadulako. Kegiatan tersebut juga dilengkapi studi lapangan ke kelompok tani anggrek di Desa Bahagia, Kecamatan Palolo.

Superintendent CSR-PPM PT Citra Palu Minerals, Rahyunita Handayani, mengatakan bantuan sarpras diberikan, agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan dapat diterapkan secara optimal.

“Bantuan peralatan pemeliharaan ini merupakan tindak lanjut langsung dari pelatihan budidaya anggrek yang kami fasilitasi Mei lalu. Kami ingin program ini berjalan secara utuh dan berkelanjutan, mulai dari peningkatan kapasitas SDM hingga penyediaan sarana pendukungnya,” jelas Rahyunita.

Ia berharap, dukungan tersebut dapat mendorong pengembangan anggrek di TWA Kapopo sehingga pengelolaannya semakin mandiri dan berkembang.

Kepala UPTD Tahura Sulteng, Edy Sitorus, mengapresiasi dukungan berkelanjutan yang diberikan PT CPM terhadap upaya konservasi tanaman anggrek.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT CPM atas komitmen jangka panjangnya. Fasilitas ini menjadi penopang utama bagi tim pengelola untuk merawat dan memperbanyak bibit anggrek di Graha Anggrek,” kata Edy.

Ia berpesan agar seluruh sarana yang diberikan, dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk memperkuat fungsi konservasi sekaligus edukasi lingkungan di Tahura Sulteng.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis paket sarpras oleh perwakilan manajemen CSR PT CPM kepada Kepala UPTD Tahura Sulteng, disaksikan jajaran pengelola TWA Kapopo. (*)

(Moch. Subarkah)