Gubernur Longki Dilatih Jadi Eksportir Sarang Burung Walet

  • Bagikan
Gubernur Sulteng, Longki Djanggola serius mengikuti coaching klinik menjadi eksportir Sarang Burung Walet | Foto: ochan/kaidah

Pada Oktober 2020, Indonesia berhasil membukukan transaksi ekspor 80 ton Sarang Burung Walet senilai 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2,2 triliun dari salah satu perusahaan China.

PALU, KAIDAH.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola, Sabtu 5 Juni 2021 pagi, dilatih sebagai calon eksporti Sarang Burung Walet. Gubernur Longki dilatih di Klinik Ekspor Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Provinsi Sulteng.

Itu artinya, selepas menjabat sebagai Gubernur Sulteng pada 16 Juni 2021 nanti, Longki Djanggola akan menjadi pengusaha Sarang Burung Walet, sekaligus menjadi eksportir, untuk mengekspor langsung Sarang Burung Walet ke China.

“Memang, sebagai salah satu sumber makanan istimewa, Sarang Burung Walet sangat diburu produsen China,” kata Chairil Burhan, coach (pelatih) dari Makassar yang melatih Gubernur Sulteng menjadi eksportir pag itu.

Chairili Burhan mengaku gugup, karena baru kali ini kliennya adalah seorang gubernur. Meski begitu, ia sangat fasih menjelaskan soal ekspor Sarang Burung Walet tersebut.

“Saya gugup Pak, baru kali ini saya melatih gubernur,” katanya disambut tawa sejumlah orang yang hadir pagi itu.

Data yang dihimpun kaidah.id menyebutkan, produksi Sarang Burung Walet Sulteng saat ini, sekitar 50 ton per tahun. Tahun sebelumnya, mencapai sekita 37 ton per tahun. Sarang Burung Walet itu sendiri, menjadi komoditas ekspor primadona Indonesia ke China.

Selama ini, Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar bagi Indonesia. Tahun 2018 saja,  total perdagangan pada 2018 mencapai 72,7 miliar dolar AS.  Sedangkan pada Januari-Agustus 2019, tercatat total perdagangan kedua negara sebesar 45,9 miliar dolar AS.

Pada Oktober 2020, Indonesia berhasil membukukan transaksi ekspor 80 ton Sarang Burung Walet senilai 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2,2 triliun dari salah satu perusahaan China.

Gubernur Longki sendiri, telah menyiapkan diri menjadi eksportir Sarang Burung Walet tersebut. Dalam dua tahun terakhir, Longki Djanggola telah membangun beberapa rumah bagi Burung Walet.

“Saya sudah memprediksinya, kelak Sarang Burung Walet ini dapat diekspor langsung ke China,” kata Gubernur Longki Djanggola. (ochan)

  • Bagikan