Ngeri, di Banggai 12 Jenazah Covid-19 Antre di Pemulasaran, Pasien Menumpuk di IGD, 1.068 Orang Isoman

  • Bagikan
Laporan Pusdatina, Kabupaten Banggai tertinggi positif Covid-19 di Sulawesi Tengah | Foto: Tangkapan layar

BANGGAI, KAIDAH.ID – Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) darurat Covid-19. Jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sangat tinggi. Rumah sakit di kabupaten bagian timur Sulteng itu penuh.

Seperti yang dilansir beritabanggai.com, Rabu, 4 Agustus 2021, pasien Covid-19 di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) menumpuk. Akibatnya, pasien yang baru tiba karena dirujuk dari puskesmas, harus antre di depan ruangan IGD.

Pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia juga terus meningkat. Dilaporkan, pasien yang meinggal dunia itu terpaksa harus antre di ruangan pemulasaran jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Luwuk.  

Seorang warganet bernama Deden Kusmaya menulis di akun Facebook, ada 12 jenazah Covid-19 yang harus menunggu proses pemulasaran sejak pagi hingga malam. Deden Kusmaya adalah  petugas pada bagian instalasi kedokteran forensik dan medikolegal RSUD Luwuk.

Ada 12 jenazah Covid-19 antre di pemulasaran ruang jenazah RSUD Luwuk | Foto: tangkapan layar beritabanggai.com

Dokter di RSUD Luwuk, Ramla Tongko, juga menulis di akun media sosial,  mengimbau rekan sejawatnya yang berada di seluruh puskesmas di Kabupaten Banggai, agar tidak dulu merujuk  pasien Covid-19 ke RSUD Luwuk, karena posisi rumah sakit sedang penuh.

Laporan dari Pusat Data dan Informasi Nasional (Pusdatina) Provinsi Sulteng, Rabu, 14 Agustus 2021, pasien yang meninggal dunia sebanyak 13 orang.

Pusdatina Provinsi Sulteng juga melaporkan, pasien terkonfirmasi positif di Banggai bertambah 35 orang dari total pasien positif sebanyak 1.169. Dari jumlah itu, yang dirawat di RSUD Luwuk sebanyak 55 pasien, di Rumah Sakit Darurat Banggai sebanyak 46 pasien, sedangkan yang isolasi mandiri sebanyak 1.068 orang. *

  • Bagikan