Tak Beri Manfaat, Gubernur Kalteng Akan Menolak Seluruh Izin Tambang Baru

  • Bagikan
TAMBANG - Ilustrasi Pertambangan emas tanpa izin di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng | Foto BPBD/Kaidah.id

“Saya akan menindak tegas sesuai kewenangan saya. Tentunya, dengan terlebih dahulu memberikan peringatan dan teguran sebagai upaya pembinaan,” ujarnya.

KALTENG, KAIDAH.ID – Seluruh perusahaan tambang di Kalimantan Tengah (Kalteng), ternyata tidak memberikan manfaat untuk daerah itu. Lantaran itu, Gubernur Sugianto Sabran akan menolak seluruh izin tambang baru di wilayahnya itu.

Gubernur Kalteng menegaskan itu, keputusan itu diambil, setelah melakukan evaluasi dan meninjau keberadaan aktivitas dan perusahaan tambang di wilayahnya seperti tambang emas, zircon, kuarsa, bijih besi dan batu bara.

“Tidak ada manfaat untuk kesejahteraan warga saya,” tegas Gubernur Sugianto Sabran.

Ketiadaan manfaat itu katanya, bisa terlihat dari kondisi desa di sekitar pertambangan dan kesejahteraan masyarakat. Dari segi infrastruktur seperti jalan, jembatan, sekolah, dan listrik masih sangat minim.

“Masyarakat di lingkar tambang, sampai sekarang masih belum sejahtera,” katanya.

Kerusakan lingkungan juga menjadi masalah tersendiri.  Banyak lubang bekas tambang yang tidak direklamasi.

“Saya telah membentuk Tim Satgas Pengawasan untuk meningkatkan keterpaduan dan pengawasan kerusakan lingkungan di Kalteng,” ucapnya.

Pihaknya akan menegur perusahaan tambang, jika Satgas menemukan ada pelanggaran-pelanggaran.

“Saya akan menindak tegas sesuai kewenangan saya. Tentunya, dengan terlebih dahulu memberikan peringatan dan teguran sebagai upaya pembinaan,” ujarnya.

Jika tidak mengindahkan peringatan dan teguran, kata Gubernur, akan dibawa ke ranah hukum agar ada efek jera bagi para pelanggar yang merusak lingkungan di wilayah Kalteng. *

  • Bagikan